Zorro Kemayoran
Seorang bertopeng menjadi pahlawan dan bahan omongan orang-orang Kemayoran kerena berhasil menolong beberapa orang yang dicegat perampok. Seorang janda muda pengagum tindak-tanduk pahlawan bertopeng itu ingin sekali dipersunting. Ia mendatangi seorang dukun (Benyamin S)yang diam-diam tanpa diketahui orang juga menjadi Zorro. Yang tahu siapa Zorro itu adalah pacarnya. Terjadilah dialog yang dijadikan iklan “selain kita berdua, biarlah tak ada yang tahu siapa Zorro Kemayoran itu sebenarnya, kecuali Tuhan” (more…)
Keluarga Sinting
Kisah dalam sebuah rumah kos. Pemilik kos seorang janda (Wolly Sutinah) memperhatikan wajah saat memilih calon penghuni rumah kosnya. Maka Deddy (Deddy Damhudi) yang perlente jadi anak emas bahkan ditaksirnya. Ia banyak mendapat keistimewaan. Hal ini membuat gosip dan iri hati di kalangan penghuni kos yang lain. Kejadian yang mengganggu di situ adalah sering hilangnya barang penghuni kos, tanpa bisa ketahuan pencurinya, sampai saat ulang tahun pemilik kos berlangsung yang semuanya berjalan kacau.
Tamu-tamu sakit perut, karena masakan yang dimakan. Anak pemilik kos Santi (Brigita Maria) yang tertekan oleh sikap ibunya yang ternyata jadi pencuri. Sementara Deddy ketahuan hanya makelar mobil. Mobil yang dipakainya, hanya pinjaman yang tidak dikembalikan dan dituntut pulang pemiliknya.
Director: Syamsul Fuad
Writer(s): Syamsul Fuad; Tallar
Producer: Syamsul Fuad
Cast: Wolly Sutinah; Deddy Damhudi; Brigita Maria; S. Bagio; Us Us; Alwi Oslan; Aminah Cenderakasih; Wiwiek Abidin; Juni Arcan; Robby Sugara; Linda Negralita; Mansjur Sjah; Iwan Wahab; Hengky Neno
Samson Betawi
Samson lahir setelah 13 bulan dalam kandungan ibunya (Mak Wok). Sebelum lahir, ia diramal Mas Sastro (Eddy Gombloh) bahwa anak pak Hamid (A Hamid Arief) ini akan memiliki kekuatan besar dan bila bulu ketiaknya dicukur, kekuatannya akan hilang.
Pak Hamid banyak dibuat pusing karena ulah Samson setelah lahir. Ia sering berkelahi sehingga para orang tua lawan berkelahinya sering minta ganti rugi kepada pak Hamid. Akhirnya keluarga Hamid jatuh miskin hingga akhirnya pada 17 tahun kemudian Samson bertekad ke kota untuk mencari pekerjaan.
Di kota ia bertemu Siti Duile (Yatni Ardi) secara tidak sengaja yang hampir ditabrak mobil. Samson menolong Duile dan mereka berkenalan. Secara diam-diam Sutan Malenggang Di Langit (Mansyur Syah), seorang promotor, juga melihat kejadian itu, dan akhirnya mengajak Samson berpartner dalam mengadakan pertunjukan yang menampilkan Samson sebagai orang kuat dan pertandingan gulat. Kerja sama pun dijalin. Samson selalu berhasil dalam pertandingan gulat hingga popularitas Samson mencapai puncaknya. Sementara itu Samson menjalin hubungan erat dengan Duile.
Tidak disangka, lawan gulat Samson berikutnya adalah kakak Duile. Duile diutus kakaknya untuk mengorek rahasia kekuatan Samson. Setelah dirayu, Samson menceritakan rahasia kekuatannya pada Duile, dan pada saat Samson tertidur, Duile tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk mencukur habis bulu ketiak Samson.
Pada saat pertandingan, Samson tidak berkutik dalam melawan kakak Duile dan akhirnya kalah.
Film ini juga seperti biasa dihiasi lagu2 benyamin sueb, antara lain Siti Duile.
Singa Betina dari Marunda
Mirah (Connie Sutedja), janda kembang ditinggal mati suaminya, seorang jagoan. Ia ditinggali kejagoan juga dalam silat. Bermacam lelaki yang ingin mencobanya, dihajarnya. Kehebatan Mirah ini terdengar pula oleh Tirta (Hadisjam Tahax) yang anak buahnya termasuk dihajar Mirah. Ada jagoa lain, Nasah (WD Mochtar) yang terlebih dulu mengalahkan ayah Mirah, Bodong (Mang Topo), dan kemudian menghadapi Mirah dengan akhir tak jelas. Yang jelas Bodong pura-pura kesurupan agar Nasah kawin dengan Mirah. Kisah berlanjut dengan menyelesaikan tugas Nasah: memberantas gerombolan Tirta. Perkelahian akhir terjadi saat pesta perkawinan. Tirta berhasil dibunuh Mirah yang masih dalam pakaian pengantin. Ternyata Tirta adalah saudara nasah yang hilang.
Director: Sofia WD.
Writer(s): Ramelan
Producer: Sutrisno Sudomo, A.
Cast: Connie Sutedja; WD Mochtar; Hadisjam Tahax; Mansjur Sjah; Mang Topo; Wolly Sutinah; Laila sari; Dina Diana; Rd Mochtar; Mpok Ani; Bang Madi; Reog BKAK (Mang Udi; Mang Diman; Mang Harry; Mang Dudung)
Penunggang Kuda dari Tjimande
Dengan menunggang kuda putih, Purbaya (Agus Erwin), dari Cimande, datang ke Sukajadi untuk mencari kuburan orangtuanya. Di situ ia jumpa dengan orangtua yang mengisahkan masa lalunya. Dua pertiga film dihabiskan untuk sorot balik ini. Purbaya adalah anak Hamidah (Chitra Dewi) dan Meureksa (Ishaq Iskandar). Orangtuanya mati terbunuh oleh kelicikan Argasuta (Maruli Sitompul), karena dia sebenarnya juga mencintai Hamidah. Ia menggunakan Hasan Botak (Wahab Abdi) dan Bagus Bantar untuk mencapai maksudnya itu. Dua orang ini punya motivasi sendiri, tapi mereka lalu diselesaikan oleh Arga. Mendengar ini Hamidah kalap dan membunuh Arga. Arga tidak mati, tapi Hamidah mati oleh anak buahnya. Maka kisah kembali: Purbaya menuntut balas dendam pada Arga, yang tentu saja mati di tangan Purbaya. Sebuah film yang penuh darah, tangan buntung dan usus terbuai keluar.
Director: Chitra Dewi; Sofyan Sarna
Writer(s): Yudi Rehatta; Chitra Dewi
Producer: Hoffman, LJN; Chitra Dewi
Cast: Chitra Dewi; Agus Erwin; Maruli Sitompul; Ishaq Iskandar; A.Hamid Arief; Renny Asmara; Ismar Lubis; Harun Syarief; Aminah Cendrakasih; Mira Indrawati; Wahab Abdi; Wolly Sutinah; Sulastri; Herman; Bissu

