White Tower
Cerita ini diadaptasi dari cerita Jepang yang berjudul “Shiroi Kyoto” dari Yamazaki Toyoko. Bercerita tentang dua orang dokter yang memiliki karakter yang berbeda, Kang Ko Jyeok memiliki kepintaran, tetapi ambisinya dalam karirnya sebagai dokter bedah, bisa melakukan apa pun yang dia inginkan. Sedangkan Choi Do Young adalah seorang yang jujur dan bertanggung jawab, dan selalu memiliki prinsip yang kuat. Pada cerita ini diceritakan pertarungan mereka dan perasaannya di “White Tower” itu sendiri.
Release Date: January 06, 2007
Director: Ahn Pan Suk
Genre: Medical, Adaptation
Writer(s): Lee Ki Won
Cast: Kim Myung Min, Lee Sun Gyun , Cha In Py , Song Sun Mi , Kim Bo Gyung ,Lee Jun Gil
Studio: MBC
Sisa-sisa Laskar Pajang
Sebuah film kolosal kalau dilihat dari pegunungan 1.000 figuran dan 200 kuda. Kisahnya terjadi setelah perang besar Pajang melawan Mataram. Penggiring (Bambang Hermanto), salah satu komandan laskar Pajang, malu pulang karena kalah. Ia lalu mengembara di hutan dan menaklukkan para brandal. Maka tersiar kabar bahwa Penggiring jadi raja brandal dan melakukan pemerasan terhadap rakyat. Rindu pada ibunya, membuat Penggiring pulang ke desanya, Candi sari. Hal ini membuat ia harus berhadapan dengan adik tirinya, Bramanti (Bambang Tedjo), yang termakan kabar angin tadi.
Penggiring yang sebetulnya menang, tidak melanjutkan duel. Ia berhasil meyakinkan penguasa desanya, hingga diangkat jadi kepala pengawal keamanan. Namun demikian, konflik dengan adik tirinya dimanfaatkan oleh Sekar Jagad (Darussalam), pimpinan kelompok brandal lain yang tak senang pada Penggiring. Sekar Jagad dan Bramanti lalu menyerbu Candi Sari. Ratusan prajurit dan penduduk tewas. Bramanti sendiri hampir tewas kalautidak keburu datang kakaknya, Penggiring, yang lalu menewaskan Sekar Jagad.
Senja di Pantai Losari
Zainuddin (Deddy Sutomo) meninggalkan Ujungpandang pergi ke Jakrta untuk mencari keraja. Ia meninggalkan isteri Nursiah (Emilia Contessa) dan mertuanya (Sofia WD). Di Jakarta setelah dapat kerja sebagai pembantu arsitek, ia pacaran dengan putri direktur tempat ia bekerja. Hebatnya antara Jakarta-Ujungpandang itu tak ada kabar-kabaran sama sekali. maka Zainuddin tak tahu bahwa musibah menimpa keluarganya.
Mertuanya di tahan karena membunuh pemuda mencoba memperkosa Nursiah. Untuk cari makan Nursiah terpaksa jadi hostes. dan karena bos klab malam itu masih saudara dengan pemuda yang dibunuh ibu Nursiah, maka Nursiah dipecat. Dalam keadaan terlunta-lunta datang sang penolong seorang pemuda kaya. Tapi karena sang pemuda tak sahabat Zainuddin maka hubungan tak berlanjut.
Kebetulan ibu Nursiah keluar tahanan berkat Zainuddin yang pincang karena kecelakaan lalu pulang. Pacarnya di Jakarta tak sudi lagi berhubungan. Kembalinya Zainuddin tak serta merta di etrima Nursiah. Baru setelah anak mereka meninggal dunia karena kecelakaan, pasangan tadi akur kembali.
Salah Asuhan
Asrul Sani mengalihkan zaman berlangsungnya kisah novel aslinya di tahun 30an ke tahun 70an. Hanafi (Dicky Zulkarnaen), yang gagal studinya di Eropa, pulang ke kampungnya di Sumatra barat. Mulailah pertentangan antara kebiasaannya di Eropa dengan adat setempat. Hanafi menaruh hati pada Corrie du Bussee (Rut Pelupessy), wanita peranakan Perancis. Hubungan ini ditentang orangtua masing-masing. Hanafi sudah dijodohkan dengan Rapiah (Rima Melati), sedang ayah Corrie tak ingin anaknya kawin dengan orang Melayu. Maka kawinlah Hanafi dengan Rapiah, meski sudah diduga tak akan lancar. Hanafi menyusul Corrie yang pergi ke Jakarta. Pasangan terakhir ini kemudian kawin. Ternyata rumahtangga Hanafi-Corrie juga tak seperti yang diharapkan, hingga bercerai. Corrie kemudian meninggal, dan Hanafi pulang kampung lagi dengan perasaan kalah.
Director: Asrul Sani
Writer(s): Abdul Moeis Sofyan; Asrul Sani
Producer: Andy Azhar
Cast: Ruth Pelupessy; Dicky Zulkarnaen; Rima Melati; Fifi Young; E.Draculic; Farida Arriany; Moh Mochtar; Dewi rais; Jasso Winarto; Fakhri Amrullah
Bungalow di Lereng Bukit
Anton menelepon Dora, pelacur, untuk berkencan dan dibawa ke bungalownya yang terpencil di lereng bukit dan tepi laut, yang dijaga Parto dan dua anjing herder. Suara misterius ditampilkan. Dora diperlakukan baik-baik awalnya dan tiadk disentuh. Tapi setelah Dora memergogi Anton sedang memaki-maki di hadapan sebuah lukisan, maka Dora disiksa. Keluarlah penngakuan Anton: ibunya dibunuh ayahnya yang terpikat Lucy, pelacur. Antonpun mendendam dan akan membunuh setiap pelacur, sementara ayahnya terbunuh oleh tangannya sendiri waktu menembak ibunya. Dora berhasil lolos, sementara Leo, yang sudah muncul di awal film di dekat bungalow itu, ternyata seorang polisi yang sudah lama menguntit Anton. Ia pernah menggunakan Dora sebagai umpan dalam informasi yang sekilas. Leo tewas diserbu anjing Anton, dan akhirnya Anton mengaku mulai mencintai Dora terkapar ditembak Dora.
Director: Turino Djunaidy
Writer(s): Harahap, Abdullah; Turino Djunaidy
Producer: Turino Djunaidy
Cast: Lenny Marlina; Hendra Cipta; Farouk Afero; Ruth Pelupessy; Mochtar, WD; Parya,S

