Hidup, Tjinta dan Air Mata
Yudi (Bambang Irawan) yang baru keluar penjara, terpaksa melakukan kejahatan lagi karena desakan Bono (Nico Pelamonia) dan kawan-kawannya, Yudi menyimpan hasil rampokannya di bank, sementara kawan-kawannya berfoya-foya. Pertemuannya dengan Sari (Widyawati) yang lalu jadi pacarnya, semakin memantapkan niatnya untuk insyaf. Bono dkk marah dan menculik adik Sari. Maka Yudi harus berhadapan dengan kawan-kawannya sendiri. Satu persatu tewas, termasuk Yudi.
Kutukan Dewata
Tapa Nyoman Regeg (WD Mochtar) kurang sehari seperti yang dianjurkan gurunya. Karena itu sang guru mengutus murid lain, Sugriwa (Dicky Zulkarnaen) untuk mencari dan membujuk Regeg menggenapkan tapanya. Regeg tampaknya memang berniat lain. Ia bertapa dan mencari kesaktian hanya untuk membalas dendam terhadap orang-orang yang telah mencemooh dirinya, apalagi ketika sampai di kampungnya, dilihatnya rumahnya telah roboh.
Maka dicarinya musuhnya dan dibinasakan satu persatu. Penduduk khawatir dan kemudian berdamai dengan syarat menyediakan makan tiap hari. Regeg kemudian memeras penduduk karena bujukan bajingan lain yang bergabung dengannya. Sugriwa datang dan duel tak terhindarkan. Duel berlangsung tanpa ada yang kalah sampai kilat menyambar Regeg.
Bernafas dalam Lumpur
Supinah kemudian bernama Yanti (diperankan Suzanna)terpaksa meninggalkan anaknya di kampung untuk mencari suaminya yang sudah lama berusaha di Jakarta. Harapannya pupus setelah mengetahui bahwa suaminya sudah menikah lagi dan malah mengusirnya.
Dalam keadaan terlunta-lunta, ia terperangkap dalam jaringan perdagangan wanita. Pertemuannya dengan Budiman (Rachmat Kartolo), anak orang berada yang bertaruh dengan kawan-kawannya agar membawa pacar pada suatu pesta, adalah awal dari perubahan perjalanan hidup Supinah.
Lewat liku-liku peristiwa yang dialami Supinah dan Budiman, akhirnya mereka menikah di kampung halaman Supinah.
Ananda
Irma alias Ananda (diperankan Leni Marlina)harus berjualan pisang goreng sejak kematian ibunya, apalagi ia mendapat ibu tiri yang jahat. Kemudian mulailah petualangannya dengan banyak lelaki. Salah satunya adalah Rachim (Frank Rorimpandey).
Ternyata Rachim menikah dengan gadis lain, sementara Ananda sudah terenggut keperawanannya. Sehingga akhirnya Ananda terlibat dalam pergaulan anak berandal, sampai masuk penjara. Namun ia ditolong oleh seorang wartawan yang bernama Halim (Rachmat Hidayat), yang mengaku sebagai paman Ananda, sehingga gadis ini dapat keluar dari penjara.
Kemudian Ananda menikah dengan Azam (Galeb Husein). Saat Ananda sedang sendirian di rumah muncul kawan lama brandalnya yang menagih janji. Ananda terbunuh oleh keris pusakanya.

